Tips Cara Memilih Laptop Gaming

By | 12/04/2019

Tips Cara Memilih Laptop Gaming

Processor
Untuk laptop, jika kita membeli yang berprocessor Intel, maka kemungkinannya kita akan mendapatkan seri U alias ULV – yang dirancang irit daya. Ini agak sukar ditolak. Maka setidaknya yang bisa dipilih adalah seri terbaru dari processor tersebut. Untuk sekarang ya tanya dulu, processor-nya itu sudah minimal Kaby Lake. Dengan menggunakan versi terbaru meskipun dengan nama core dan clock speed yang sama, anda akan mendapatkan pula fitur-fitur perbaikannya, semisal dukungan pada kartu memory terbaru, dukungan pada integrated PCI Express 3.0, dan sebagainya. Bagaimana dengan processor AMD? Jika Intel membawa Intel UHD Graphics 620 atau 520 untuk processor core i-nya, maka AMD juga punya APU. Bagi banyak orang, processor AMD dengan APU-nya dianggap lebih baik dari milik Intel. Menurut saya sih, hanya beda-beda tipis. Lebihnya adalah harga AMD rata-rata lebih murah. Cari yang terbaru yang bisa dijangkau kantong anda. Itu saja.

Kartu Grafis – VGA – GPU
Untuk sebuah laptop untuk main game, keberadaannya adalah benar suatu keniscayaan. Jangan percaya kalau sales-nya bilang laptop yang anda incar itu kuat main game berat kalau tidak punya modul VGA mandiri. Keuntungan lainnya adalah, rata-rata laptop yang mempunyai fitur dual GPU itu bisa secara otomatis memilih GPU mana yang diaktifkan sesuai dengan beban kerja yang anda berikan pada laptop. Ini akan memberi anda beberapa jam tambahan masa kerja baterainya. Untuk urusan satu ini, pertimbangkan juga dengan versi VGA-nya, misalnya Asus A46CM-WX095D dengan NVIDIA® GeForce® GT635M 2GB dibanding Asus A46CB-WX023D NVIDIA® GeForce® GT740M 2GB. Versi VGAnya berbeda

RAM maksimal
Kebanyakan laptop dengan harga pada kisaran 4 jutaan, sudah datang dengan RAM minimal 2 GB, beberapa malah sudah 4 GB. Sebaiknya perhatikan juga berapa kapasitas RAM maksimal yang bisa dipasang. Selain juga berapa versi tertingginya. Kalau sekarang ya minimal sudah mendukung versi PC-12800-lah.

Storage (HDD – SSD)
Laptop gaming dengan kapasitas hard disk cuman 320 GB? Haduh….! Ya minimal 500 GB begitu, biar tidak nanggung dan bisa menampung koleksi iso game-game terbaru yang besarnya semakin tidak ketulungan itu. Kalau bisa sih yang 750 GB atau 1 TB sekalian. Pertimbangkan juga untuk kemungkinan updgrade hard disk ke SSD. Memang sih yang sekarang beredar masih berkapasitas kecil. Tapi kecepatan dan keiritan daya yang ditawarkannya sangat menggoda.

Layar
Tidak akan ada yang menyalahkan anda kalau asik sekali main game pada laptop dengan diagonal layar 11,6 inchi. Itu sah. Asal kalau lihat ada yang main dengan layar lebih lega, 14 inchi, 15,6 inchi, atau 17,3. Berapa sih ukuran layar terbaik untuk main game? Itu tergantung selera masing-masing. Tapi menurut saya diagonal 15,6 inchi itu nyaman dan lega banget untuk main game.

Baterai
Yang paling sering menjadi pengganggu keasyikan main game di laptop adalah baterainya yang terasa cepat sekali habis. Maklum juga sih, kan tenaga yang dibutuhkan memang besar. Pilihlah yang baterainya lumayan.

Untuk generasi laptop gaming terbaru, baterai ini malah menjadi sisi yang sedikit ditinggalkan. Beberapa laptop gaming malah menyarankan untuk menggunakan tenaga dari colokan listrik langsung daripada baterai.

Kenyamanan pakai
Karena rata-rata laptop gaming itu harganya lebih, biasanya mereka juga memberi nilai lebih dengan tambahan fitur. Pertimbangkan untuk membeli laptop gaming dengan fitur back-lit keyboard. Lumayan kan? Selain itu, tidak ada salahnya mencoba terlebih dahulu beberapa fitur pasti yang ada, misal keberadaan koneksi Bluetooth, kenyamanan keyboard, letak panel-panel dan port.