Fungsi dan Cara Kerja Baterai CMOS

By | 08/04/2019

Fungsi dan Cara Kerja Baterai CMOS

Fungsi Baterai CMOS adalah memberi pengaturan vital agar tidak terjadi perubahan pada komputer sehingga ketika kamu mengeset waktu, tanggal, dan yang lainnya, semuanya tersimpan walaupun komputer kamu dimatikan. Komponen ini juga memiliki fungsi sebagai RAM yang berkapasitas kecil yang mana hanya memiliki kapasitas 64 byte.

Fungsi Baterai CMOS

Sebelumnya kami sudah menjelaskan beberapa fungsi dari piranti keras ini, namun kami akan menjelaskan lebih mendetil pada bab ini. Berikut fungsi baterai CMOS:

  • Menyimpan Pengaturan BIOS (Basic Input Output System)
    Fungsi baterai ini yang pertama adalah menyimpan hasil pemeriksaan data sistem pada komputer. Hasil pemeriksaan sistem komputer ini memiliki peran yang sangat penting pada komputer. Selain itu, pemeriksaan data komputer yang rusak memungkinkan komputer kamu crash dan gagal booting.
  • Mengatur Waktu dan Tanggal
    Selain itu, fungsi dari benda ini adalah mengatur waktu dan tanggal yang kamu telah set sebelumnya karena perangkat keras tidak hanya mengatur waktu ketika komputer kamu dalam keadaan hidup, namun juga pada keadaan tidak menyala.
  • RAM Berkapasitas Kecil
    Pada dasarnya perangkat keras berukuran kecil ini imemiliki fungsi seperti RAM yang berguna untuk menyimpan data-data ringan pada komputer mulai dari pengaturan boot dan pembacaan seluruh komponen-komponen yang terpasang pada komputer kamu.
  • Menyisipkan Baterai Berukuran Rendah
    Perangkat keras ini juga mampu digunakan sebagai penyimpan daya tambahan yang berfungsi untuk membackup data sementara apabila komputer mati tiba-tiba ketika listrik sedang turun. Di samping itu, baterai ini juga berfungsi untuk menyimpan data secara sementara walaupun komputer tidak menyala atau tidak dialiri listrik.

Cara Mengganti Baterai CMOS

Setelah kamu mengetahui baterai CMOS yang terpasang pada motherboard kamu rusak, dan kamu ingin menggantinya, berikut langkah-langkah yang harus kamu lakukan:

  • Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memastikan bahwa komputer atau laptop kamu tidak dialiri listrik atau mati. Lepaskan casing komputer atau laptop kamu dengan menggunakan obeng. Setelah kamu membuka casing, kamu akan menemukan baterai inipada motherboard kamu.
  • Periksa voltasi baterainya apakah kurang dari 3V dengan multimeter. Bila voltasinya kurang dari 3V, segera lepas baterai CMOS yang lama, dan ganti dengan yang baru. Setelah memasang baterainya, nyalakan komputer kamu. Setelah itu nyalakan komputer dan masukkan setting BIOS dengan benar.